afdelingvidolokilir Page's | http://archive.celunk.com/halku-afdelingvidolokilir.html

http://archive.celunk.com/halku-afdelingvidolokilir.html 2017-11-18 12:10:30 http://archive.celunk.com/halku-afdelingvidolokilir.html 2017-11-18 12:10:30 http://archive.celunk.com/halku-afdelingvidolokilir.html 2017-11-18 12:10:30 http://archive.celunk.com/halku-afdelingvidolokilir.html 2017-11-18 12:10:30 http://archive.celunk.com/halku-afdelingvidolokilir.html 2017-11-18 12:10:30 http://archive.celunk.com/halku-afdelingvidolokilir.html 2017-11-18 12:10:30 http://archive.celunk.com/halku-afdelingvidolokilir.html 2017-11-18 12:10:30

Kota Bitung Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Kota Bitung adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara. Kota ini memiliki perkembangan yang cepat karena terdapat pelabuhan laut yang mendorong percepatan pembangunan. Kota Bitung terletak di timur laut Tanah Minahasa. Wilayah Kota Bitung terdiri dari wilayah daratan yang berada di kaki gunung Dua Saudara[4] dan sebuah pulau yang bernama Lembeh. Banyak penduduk Kota Bitung yang berasal dari suku Sangir, sehingga kebudayaan yang ada di Bitung tidak terlepas dari kebudayaan yang ada di wilayah Nusa Utara tersebut. Kota Bitung merupakan kota industri, khususnya industri perikanan. Sejarah Menurut cerita sejarah, nama Bitung diambil dari nama sebuah pohon (Oncosperma tigillarium syn. O. filamentosum; Nibung) yang banyak tumbuh di daerah utara Jazirah Pulau Sulawesi. Penduduk yang pertama yang memberikan nama Bitung adalah Dotu Hermanus Sompotan yang dalam bahasa daerah disebut dengan Tundu'an atau pemimpin. Dotu Hermanus Sompotan tidak sendirian tetapi pada saat itu dia datang bersama dengan Dotu Rotti, Dotu Wullur, Dotu Ganda, Dotu Katuuk, Dotu Lengkong. Pengertian kata Dotu adalah orang yang dituakan atau juga bisa disebut sebagai gelar kepemimpinan pada saat itu, sama seperti penggunaan kata Datuk bagi orang-orang yang ada di Sumatera. Mereka semua dikenal dengan sebutan 6 Dotu Tumani Bitung, mereka membuka serta menggarap daerah tersebut agar menjadi daerah yang layak untuk ditempati, mereka semua berasal dari Suku Minahasa, etnis Tonsea. Daerah pantai yang baru ini ternyata banyak menarik minat orang untuk datang dan tinggal menetap sehingga lama kelamaan penduduk Bitung mulai bertambah. Sebelum menjadi kota, Bitung hanyalah sebuah desa yang dipimpin oleh Arklaus Sompotan sebagai Hukum Tua (Lurah) pertama desa Bitung dan memimpin selama kurang lebih 25 tahun, yang pada saat itu Desa Bitung adalah termasuk dalam Kecamatan Kauditan. Dari Sekitar tahun 1940-an, para pengusaha perikanan yang mengusahakan Laut Sulawesi tertarik dengan keberadaan Bitung dibandingkan Kema (di wilayah Kabupaten Minahasa Utara sekarang) yang dulunya merupakan pelabuhan perdagangan, karena menurut pandangan mereka Bitung lebih strategis dan bisa dijadikan pelabuhan pengganti Kema. Seiring dengan perkembangan Bitung sebagai suatu kawasan yang strategis serta jumlah penduduk yang semakin bertambah dengan pesatnya maka Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1975 tanggal 10 April 1975 Bitung diresmikan sebagai Kota Administratif pertama di Indonesia. Sejarah Bitung Versi Dotu Tunggal Nicodemus Sompotan Sejarah Kota Bitung berasal dari nama Pohon Witung yang banyak terdapat di pesisir pantai di Bitung,Timani Bitung (timani adalah : dalam hal ini sebagai penjaga kebun/tanah yang dimiliki oleh pemerintah belanda pada saat itu yaitu Nicodemus Sompotan dan istrinya Sabina Lontoh.Inilah yang disebut Dotu Tunggal Tumani Bitung ini terjadi pada tahun 1800an.Nicodemus Sompotan mempunyai enam orang anak yaitu : Elias Lontoh Sompotan Betsi Betti Sompotan Luisa Sompotan Marthin Sompotan Getroida Frida Sompotan Esau Ningka Sompotan Pada tahun 1921 anak pertama Nicodemus Sompotan menjadi Hukum Tua pertama desa Bitung yaitu Elias Lontoh Sompotan,dari Elias Lontoh Sompotan muncul Emor Sompotan dan dari Emor muncul John Ivan Sompotan (Bung John). Kediaman dari Elias Lontoh Sompotan itulah Taman Kesatuan Bangsa Bitung Saat ini. Berkembangnya Bitung sampai dengan hari ini,pastinya tidak terlepas dari peran awal dari keluarga kami yang memiliki tanah yang luas di Bitung dan pihak Belanda mengakui akan kepemilikan itu sebagai mana tersebut dalam Register 1 Folio 1. Pada saat terjadi pergolakan maka tentara pusat menduduki rumah kami ( rumah Elias Lontoh Sompotan ) dan menjadikan rumah kami tempat berkumpul dan menjadi gudang senjata tentara pusat,di manakah rumah kami itu? yaitu sekarang adalah Taman Kesatuan Bangsa Bitung,Demikian dituturkan oleh Engelin Sabina Sompotan anak tertuah dari Esau Ningka Sompotan,Esau Ningka Sompotan adalah anak terakhir dari Nicodemus Sompotan ( Dotu Tunggal Tumani Bitung ). Foto Kota Bitung Kecamatan Aertembaga Kecamatan Girian Kecamatan Lembeh Selatan Kecamatan Lembeh Utara Kecamatan Madidir Kecamatan Maesa Kecamatan Matuari Kecamatan Ranowulu Geografi Kota Bitung terletak pada posisi geografis di antara 1° 23' 23" - 1° 35' 39" LU dan 125° 1' 43" -1 25° 18' 13" BT dan luas wilayah daratan 304 km². Batas wilayah Batas wilayah Kota Bitung adalah sebagai berikut: Utara Kabupaten Minahasa Utara Selatan Laut Maluku Barat Kabupaten Minahasa Utara Timur Laut Maluku Topografi dan Iklim Dari aspek topografis, sebagian besar daratan Kota Bitung berombak berbukit 45,06%, bergunung 32,73%, daratan landai 4,18% dan berombak 18,03%. Di bagian timur mulai dari pesisir pantai Aertembaga sampai dengan Tanjung Merah di bagian barat, merupakan daratan yang relatif cukup datar dengan kemiringan 0-150, sehingga secara fisik dapat dikembangkan sebagai wilayah perkotaan, industri, perdagangan dan jasa. Di bagian utara keadaan topografi semakin bergelombang dan berbukit-bukit yang merupakan kawasan pertanian, perkebunan, hutan lindung, taman margasatwa dan cagar alam. Di bagian selatan terdapat Pulau Lembeh yang keadaan tanahnya pada umumnya kasar ditutupi oleh tanaman kelapa, hortikultura dan palawija. Disamping itu memiliki pesisir pantai yang indah sebagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi daerah wisata bahari. Penduduk Etnis Sebagian besar penduduk Kota Bitung berasal dari suku Minahasa dan suku Sangihe. Terdapat juga komunitas etnis Tionghoa yang besar di Bitung. Para pendatang yang berasal dari suku Jawa dan suku Gorontalo, Suku Minangkabau, Suku Aceh juga banyak ditemui di Bitung, di mana sebagian besar dari mereka berprofesi sebagai pedagang. Ada juga pendatang dari tanah Maluku yang mengungsi dikota Bitung akibat bergolaknya kerusuhan di Halmahera. Agama Sebagian besar penduduk Kota Bitung memeluk agama Kristen Protestan. Sebagian besar penduduk Kota Bitung yang berasal dari etnis Jawa dan Gorontalo memeluk agama Islam. Agama Katolik juga banyak dianut oleh penduduk Kota Bitung, sementara agama Konghucu dan Buddha banyak dianut oleh penduduk yang berasal dari etnis Tionghoa. Bahasa Bahasa yang sering digunakan oleh masyarakat Kota Bitung adalah bahasa Manado sebagai bahasa ibu dari sebagian besar penduduk Kota Bitung. Bahasa Sangihe juga sering digunakan oleh masyarakat suku Sangir yang ada di Kota Bitung. Kebudayaan Kebudayaan yang ada di Kota Bitung banyak dipengaruhi oleh budaya Sangihe dan Talaud, karena banyaknya penduduk yang berasal dari etnis Sangir. Contoh dari budaya Sangir dan Talaud yang ada di Bitung yaitu Masamper. Masamper merupakan gabungan antara nyanyian dan sedikit tarian yang berisi tentang nasihat, petuah, juga kata-kata pujian kepada Tuhan. Budaya Sangir lainnya yang bisa ditemui di Bitung yaitu TULUDE/Menulude. Tulude berasal dari kata Suhude yang berarti tolak. Maksud Acara Adat menulude ialah memuji Duata/Ruata (Tuhan), mengucap syukur atas perlindungan-Nya. Link Foto-foto Tulude di Kota Bitung Pariwisata Objek wisata di Bitung, Sulawesi Utara[5]: Air Hujan di Kel. Danowudu, Kecamatan Ranowulu, 9 Km dari Pusat Kota Bitung. Air Perempuan dan Air Laki-Laki di Kel. Pinokalan, Kecamatan Ranowulu, 8 Km dari Pusat Kota Bitung Airprang di Kel. Makawidey, Kecamatan Aertembaga Bitung, 1 Jam Dengan Motor Boat dari Ruko Pateten, dengan 396 anak tangga Bakri Cono Marine di Kel. Mawali, Kecamatan Lembeh Utara, ± 30 menit dengan Motor Boat dari Ruko Pateten, berupa Cottage dan Diving. Bastianus Diving Center Resort di Kel. Mawali, Lembeh Utara, ± 30 menit dengan Motor Boat Dari Ruko Pateten, berupa Cottage dan Diving. Benteng Resort di Kel. Batuputih 2, Ranowulu, 24 Km dari Pusat Kota Bitung, Pantai Cottage, Diving dan Rekreasi Dermaga Ruko Pateten di belakang Ruko Pateten yang digunakan penumpang yang mengunjungi sekitar Selat Lembeh. Divers Lodge Lembeh di Kel.Paudean, Lembeh Selatan, ± 1 Jam dengan Motor Boat dDari Ruko Pateten, berupa Cottage dan Diving Kelenteng Seng Bo Kiong di Jl. Kadoodan, berupa kelenteng Tao dengan ornamen khas kelenteng Cina yang indah. Lembeh Marina Resort di Kel. Pintu Kota Bitung, ± 45 Menit dengan Motor Boat dari Ruko Pateten, berupa Cottage dan Diving. Lokasi Perang Dunia II di Kecamatan Madidir Bitung, ± 1 Jam dengan Motor Boat dari Ruko Pateten, berupa Wisata Bawah Laut (Kapal Karamnya). Lokasi Perang Dunia II di Laut Kelurahan Mawali, Kecamatan Lembeh Utara Bitung, ± 30 menit dengan Motor Boat dari Ruko Pateten, berupa Wisata Bawah Laut (Kapal Karamnya) Millennium Bitung di Kel. Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, 7 Km dari Pusat Kota Bitung, berupa Wisata Pantai dan Rekreasi Keluarga. Monumen Jepang di Kel. Manembo-Nembo Bawah, Kecamatan Matuari, 7 Km dari Pusat Kota Bitung, berupa Tugu Bersejarah Monumen Jepang Winenet di Kel. Winenet, Aertembaga, 3 Km dari Pusat Kota Bitung, berupa Kuburan Tentara Jepang. Monumen Trikora Mandala Sakti di Batu Lubang, tepian Pulau Lembeh, yang merupakan wisata sejarah. Pantai Batuputih di Kel. Batu Putih 1, Kecamatan Ranowulu, 22 Km dari Pusat Kota Bitung, berupa Wisata Pantai dan Rekreasi Keluarga. Pantai Langi di Kel. Waturirir Bitung, ± 1 Jam Dengan Motor Boat Dari Ruko Pateten, berupa Wisata Pantai dan Rekreasi Keluarga. Pantai Tanjung Merah di Kel. Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, 9 Km Dari Pusat Kota Bitung, berupa Wisata Pantai Dan Rekreasi Keluarga. Pelabuhan Bitung di Pelabuhan alam terbesar Sulawesi Utara yang disinggahi kapal antar pulau. Sea View Resort di Kel. Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, 8 Km dari Pusat Kota Bitung, berupa Wisata Pantai dan Rekreasi Keluarga Sulawesi Diving Quest di Kel.Waturirir Bitung, ± 1 Jam dengan Motor Boat dari Ruko Pateten, berupa Cottage dan Diving Sumber Air Panas Alam Rumesung di Kel. Makawidey, Kecamatan Aertembaga Bitung, ± 2 Jam dengan Motor Boat dari Ruko Pateten, berupa Sumber Air Panas Taman Koleksi Satwa Naemundung di Kel. Aertembaga, Kecamatan Aertembaga, 5 Km dari Pusat Kota Bitung, Kebun Binatang Taman Laut Batukapal di Kel. Lirang Bitung, ± 2 Jam dengan Motor Boat dari Ruko Pateten, berupa Taman Laut. Teluk Kasuari di Kel. Makawidey, Kecamatan Aertembaga Bitung, ± 1,5 Jam dengan Motor Boat dari Ruko Pateten, berupa Wisata Pantai dan Rekreasi Keluarga, Snorkling dan Diving. Teluk Kungkungan di Kel. Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, 7 Km dari Pusat Kota Bitung Teluk Walenekoko di Kel. Pasir Panjang, Kecamatan Lembeh Selatan Bitung, ± 1 Jam dengan Motor Boat dari Ruko Pateten, berupa Danau Pantai The Pier To Ferry di Kel.Pateten, Kecamatan Aertembaga, 2,5 Km dari Pusat Kota Bitung, berupa Jembatan Penyeberangan antar Pulau Kecil. Two Fish Diving Center Mawali di Kel. Mawali, Kecamatan Lembeh Utara Bitung, ± 30 menit dengan Motor Boat dari Ruko Pateten, berupa Cottage dan Diving Wisata Hutan Alam Bitung di Kel. Danowudu, Kecamatan Ranowulu, 10 Km dari Pusat Kota Bitung, berupa Hutan Wisata. Perekonomian Perekonomian Kota Bitung di dominasi oleh sektor pertanian dan perkebunan. Namun dalam perkembangannya sektor industri ternyata berkembang cukup pesat dan mencapai nilai tertinggi. Bertumbuhnya sektor industri sangat membantu perekonomian terutama dengan meluasnya kesempatan kerja. Bertambahnya perusahaan industri juga meningkatkan kesejahteraan penduduk terutama dengan terserapnya tenaga kerja sebanyak 21.755 orang, meningkat dari tahun sebelumnya yang daya serapnya mencapai 21.290 tenaga kerja. Begitu juga dari sisi kapital di mana peningkatan jumlah perusahaan ini diikuti pula dengan peningkatan nilai investasi menjadi 541,67 miliar rupiah atau meningkat 23,47 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Tahun 2004 sektor angkutan dan komunikasi memberikan kontribusi paling besar dalam perekonomian di Kota Bitung. Industri di Kota bitung di dominasi oleh industri perikanan, galangan kapal dan industri minyak kelapa. Disamping itu juga ada industri transportasi laut, makanan, baja, industri menengah dan kecil. Transportasi Darat Sarana tranportasi darat yang ada di Kota Bitung adalah mikro sebagai angkutan kota dan bus sebagai angkutan antar kota, seperti bus trayek Bitung-Manado, Bitung-Tondano, Bitung-Gorontalo, Bitung-Tolitoli dan Bitung-Palu. Laut Sebagai kota pelabuhan, sarana transportasi di Kota Bitung cukup memadai. Sarana transportasi laut di Bitung menghubungkan daerah daratan dan Pulau Lembeh.Pelabuhan Bitung terdiri dari pelabuhan penumpang dan pelabuhan peti kemas. Adanya PT.Pelindo IV membuat kota Bitung lebih maju pesat perekonomiannya karena direncanakan akan dibuka sebagai Gerbang Timur Internasional. Pelabuhan Bitung merupakan satu-satunya pelabuhan di Sulawesi Utara yang disinggahi dan dilabuhi oleh kapal-kapal penumpang antar kota-kota besar di Indonesia dan Internasional.

http://archive.celunk.com/halku-afdelingvidolokilir.html List of Archived Articles from Client.n92OHbKxPrLncz2RIOQVjHaTqjhFd5nq3IaekK414ii9CeQlSCB5kcQ1lXbOvo0RxaVcKS5H2FG8JXJ61LZFNLbYEci1QiMIiDl Client From Wikipedia in URL http://en.wikipedia.org/wiki/Client n92OHbKxPrLncz2RIOQVjHaTqjhFd5nq3IaekK414ii9CeQlSCB5kcQ1lXbOvo0RxaVcKS5H2FG8JXJ61LZFNLbYEci1QiMIiDl Client(s) or The Client may refer to: Client (computing), hardware or software that accesses a remote service on another computer. Customer or client, a recipient of goods or services in return for monetary or other valuable considerations. Client, in the system of patronage in ancient Rome, an individual protected and sponsored by a patron. Client state, which is economically, politically, or militarily subordinate to another more powerful staten92OHbKxPrLncz2RIOQVjHaTqjhFd5nq3IaekK414ii9CeQlSCB5kcQ1lXbOvo0RxaVcKS5H2FG8JXJ61LZFNLbYEci1QiMIiDl

9329fbff0149b9fc2d6f156caa5f2c79 http://if A to rename to date is2017-11-18rchive.celunk.com/hif A to rename to date is2017-11-18lku-if A to rename to date is2017-11-18fdelingvidolokilir.html List of Archived Articles from Client.n92OHbKxPrLncz2RIOQVjHif A to rename to date is2017-11-18TqjhFd5nq3Iif A to rename to date is2017-11-18ekK414ii9CeQlSCB5kcQ1lXbOvo0Rxif A to rename to date is2017-11-18VcKS5H2FG8JXJ61LZFNLbYEci1QiMIiDl Client From Wikipediif A to rename to date is2017-11-18 in URL http://en.wikipediif A to rename to date is2017-11-18.org/wiki/Client n92OHbKxPrLncz2RIOQVjHif A to rename to date is2017-11-18TqjhFd5nq3Iif A to rename to date is2017-11-18ekK414ii9CeQlSCB5kcQ1lXbOvo0Rxif A to rename to date is2017-11-18VcKS5H2FG8JXJ61LZFNLbYEci1QiMIiDl Client(s) or The Client mif A to rename to date is2017-11-18y refer to: Client (computing), hif A to rename to date is2017-11-18rdwif A to rename to date is2017-11-18re or softwif A to rename to date is2017-11-18re thif A to rename to date is2017-11-18t if A to rename to date is2017-11-18ccesses if A to rename to date is2017-11-18 remote service on if A to rename to date is2017-11-18nother computer. Customer or client, if A to rename to date is2017-11-18 recipient of goods or services in return for monetif A to rename to date is2017-11-18ry or other vif A to rename to date is2017-11-18luif A to rename to date is2017-11-18ble considerif A to rename to date is2017-11-18tions. Client, in the system of pif A to rename to date is2017-11-18tronif A to rename to date is2017-11-18ge in if A to rename to date is2017-11-18ncient Rome, if A to rename to date is2017-11-18n individuif A to rename to date is2017-11-18l protected if A to rename to date is2017-11-18nd sponsored by if A to rename to date is2017-11-18 pif A to rename to date is2017-11-18tron. Client stif A to rename to date is2017-11-18te, which is economicif A to rename to date is2017-11-18lly, politicif A to rename to date is2017-11-18lly, or militif A to rename to date is2017-11-18rily subordinif A to rename to date is2017-11-18te to if A to rename to date is2017-11-18nother more powerful stif A to rename to date is2017-11-18ten92OHbKxPrLncz2RIOQVjHif A to rename to date is2017-11-18TqjhFd5nq3Iif A to rename to date is2017-11-18ekK414ii9CeQlSCB5kcQ1lXbOvo0Rxif A to rename to date is2017-11-18VcKS5H2FG8JXJ61LZFNLbYEci1QiMIiDl

aHR0cDovL2FyY2hpdmUuY2VsdW5rLmNvbS9oYWxrdS1hZmRlbGluZ3ZpZG9sb2tpbGlyLmh0bWwgTGlzdCBvZiBBcmNoaXZlZCBBcnRpY2xlcyBmcm9tIENsaWVudC5uOTJPSGJLeFByTG5jejJSSU9RVmpIYVRxamhGZDVucTNJYWVrSzQxNGlpOUNlUWxTQ0I1a2NRMWxYYk92bzBSeGFWY0tTNUgyRkc4SlhKNjFMWkZOTGJZRWNpMVFpTUlpRGwgQ2xpZW50IEZyb20gV2lraXBlZGlhIGluIFVSTCA8YSByZWw9J25vZm9sbG93JyBocmVmPSdodHRwOi8vZW4ud2lraXBlZGlhLm9yZy93aWtpL0NsaWVudCc+aHR0cDovL2VuLndpa2lwZWRpYS5vcmcvd2lraS9DbGllbnQ8L2E+IG45Mk9IYkt4UHJMbmN6MlJJT1FWakhhVHFqaEZkNW5xM0lhZWtLNDE0aWk5Q2VRbFNDQjVrY1ExbFhiT3ZvMFJ4YVZjS1M1SDJGRzhKWEo2MUxaRk5MYllFY2kxUWlNSWlEbCBDbGllbnQocykgb3IgVGhlIENsaWVudCBtYXkgcmVmZXIgdG86IENsaWVudCAoY29tcHV0aW5nKSwgaGFyZHdhcmUgb3Igc29mdHdhcmUgdGhhdCBhY2Nlc3NlcyBhIHJlbW90ZSBzZXJ2aWNlIG9uIGFub3RoZXIgY29tcHV0ZXIuIEN1c3RvbWVyIG9yIGNsaWVudCwgYSByZWNpcGllbnQgb2YgZ29vZHMgb3Igc2VydmljZXMgaW4gcmV0dXJuIGZvciBtb25ldGFyeSBvciBvdGhlciB2YWx1YWJsZSBjb25zaWRlcmF0aW9ucy4gQ2xpZW50LCBpbiB0aGUgc3lzdGVtIG9mIHBhdHJvbmFnZSBpbiBhbmNpZW50IFJvbWUsIGFuIGluZGl2aWR1YWwgcHJvdGVjdGVkIGFuZCBzcG9uc29yZWQgYnkgYSBwYXRyb24uIENsaWVudCBzdGF0ZSwgd2hpY2ggaXMgZWNvbm9taWNhbGx5LCBwb2xpdGljYWxseSwgb3IgbWlsaXRhcmlseSBzdWJvcmRpbmF0ZSB0byBhbm90aGVyIG1vcmUgcG93ZXJmdWwgc3RhdGVuOTJPSGJLeFByTG5jejJSSU9RVmpIYVRxamhGZDVucTNJYWVrSzQxNGlpOUNlUWxTQ0I1a2NRMWxYYk92bzBSeGFWY0tTNUgyRkc4SlhKNjFMWkZOTGJZRWNpMVFpTUlpRGw=

Contact US archive.celunk.com:

Contact US archive.celunk.com is +62 8953 7923 4639

Link Post and Page archive.celunk.com:

Patner archive.celunk.com:

(c) 2016 - 2017 archive.celunk.com